Rancangan Jubah Pelindung

Rancangan ini dipersembahkan oleh Manila Protective Gear Sewing Club yang dikelola oleh Mich Dulce, Kendi Maristela, dan A.J. Dimarucot. Penerjemahan dan publikasi rancangan ini telah mendapatkan izin dari yang bersangkutan. Rangkaian catatan yang tersaji di bawah disampaikan oleh tim peninjau Open Source Medical Supplies.

UNDUH: Untuk rancangan jubah pelindung (tipe terusan) dalam bahasa Inggris, klik di sini. Untuk rancangan dalam bahasa Indonesia, klik di sini. Untuk pola yang menggunakan zipper, klik di sini. Untuk pola yang menggunakan velcro, klik di sini. Untuk rancangan jubah pelindung tipe dua potong (two-piece), buka laman ini.

LATAR BELAKANG: Petugas kesehatan terpapar cairan tubuh infeksius ketika menangani pasien. Batuk, bersin, dan muntah dapat melepaskan droplet, yang bisa menularkan penyakit jika mengenai pakaian tenaga kesehatan. Jubah pelindung menutupi pakaian petugas kesehatan sehingga mengurangi risiko kontak langsung dengan cairan yang terkontaminasi.

Di Amerika Serikat saja, U.S. Food and Drug Administration (FDA) menyadari bahwa kebutuhan alat pelindung diri (APD), seperti masker bedah, jubah bedah dan isolasi, serta baju bedah, dapat meningkat melebihi suplai yang tersedia bagi fasilitas pelayanan kesehatan selama wabah Penyakit Virus Korona 2019 (COVID-19).

TINJAUAN: Menurut OSCMS (Open Source COVID-19 Medical Supplies) Medical Review Team, desain ini menghasilkan jubah isolasi yang berfungsi jika jahitan disegel. Bahan segel (seal) yang direkomendasikan adalah Tyvek 1433R. Jahitan menjadikan jubah permeabel akibat lubang hasil tusukan jarum; jubah yang sekadar dijahit sebaiknya tidak digunakan untuk merawat pasien dengan infeksi aktif. Silakan baca tech pack untuk detail konstruksi lengkap berdasarkan jenis mesin yang dapat Anda akses. Dupont memiliki panduan untuk sambungan dan segel bahan Tyvek pada bahan yang sama agar sambungan tersegel. Menyegel pinggiran luar dengan panas 120-130°C sebelum menjahit akan menghasilkan sambungan yang lebih tersegel dan lebih kuat.

SYARAT-SYARAT PEMBUATAN:

A. Jubah untuk pasien:

● Bahan: Kain yang dipakai untuk jubah harus merupakan campuran kapas/sintetis yang tepat sehingga dapat dicuci dengan baik tetapi tidak menghasilkan banyak listrik statis.
● Percikan api statis berbahaya bagi rumah sakit karena konsentrasi kadar O2 yang tinggi sehingga menimbulkan bahaya kebakaran.
● Jubah isolasi pasien non-steril dan sekali pakai, yang digunakan untuk perawatan rutin pasien dalam lingkup pelayanan kesehatan, sesuai untuk digunakan oleh pasien positif maupun pasien terduga COVID-19.

B. Jubah untuk Tenaga Kesehatan: Jubah Kelas 2

Pemilihan jubah harus dilakukan berdasarkan tingkat risiko kontaminasi.
● Bagian-bagian tertentu pada jubah bedah dan jubah isolasi ditetapkan sebagai “zona kritis”, yakni bagian yang paling mungkin mengalami kontak langsung dengan darah, cairan tubuh dan/atau material infeksius lain. (ANSI/AAMI PB70)
● Untuk risiko kontaminasi sedang hingga tinggi dan membutuhkan zona kritis besar, gunakan jubah isolasi yang menawarkan sawar perlindungan sedang hingga tinggi (ANSI/AAMI PB70 Level 3 or 4)
● Untuk tindakan pelayanan kesehatan dengan risiko kontaminasi rendah, menengah, dan tinggi, gunakan jubah bedah (ANSI/AAMI PB70 Levels 1-4). Jubah ini pemakaiannya ditujukan bagi tenaga kesehatan selama prosedur bedah.
● Jika risiko paparan cairan tubuh rendah atau minimal, dapat digunakan jubah yang memiliki sawar perlindungan rendah atau minimal (ANSI/AAMI PB70 Level 1 or 2. Jubah ini tidak boleh dipakai selama prosedur bedah atau invasif, atau untuk tindakan penanganan pasien dengan risiko kontaminasi sedang hingga tinggi.

CATATAN:
• Sekali pakai, dapat dibuang
• Panjang hingga betis

DISCLAIMER: Panduan ini adalah katalog atas upaya komunitas global untuk merespons krisis COVID-19, dan para penulis materi, orang-orang yang turut bekerja sama menggarapnya, maupun para penerjemahnya tidak bertanggung jawab atas segala bahaya atau cedera yang diakibatkan oleh penggunaan informasi dalam buku panduan ini, serta tidak bertanggung jawab apabila terdapat ketidakjujuran informasi di dalamnya.

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s